4 Jenis Batu Ginjal dan Penyebabnya, Ini yang Bikin Batu Ginjal muncul Lagi !

Batu ginjal ternyata memiliki beberapa jenis dengan beragam penyebab yang berbeda-beda. Terbentuknya batu ginjal bisa dipicu oleh berbagai hal, termasuk makanan yang Anda konsumsi.

Itulah kenapa penting sekali menjaga asupan makanan supaya tidak menimbulkan efek buruk di masa mendatang. Apalagi saat ini semakin banyak makanan baru serba instan atau jajanan yang kurang baik untuk kesehatan.

Jenis Batu Ginjal dan Penyebab yang Bikin Batu Ginjal muncul lagi 

Batu ginjal muncul karena beberapa faktor, misalnya kekurangan cairan dalam tubuh atau berat badan berlebih. Bahkan, bisa dari makanan tertentu dengan konsumsi berlebihan.

Kira-kira apa saja jenis batu ginjal dan makanan yang bisa memicunya? Berikut ulasan selengkapnya:

Batu Kalsium

Jenis batu ginjal yang pertama adalah batu kalsium. Seperti namanya, penyebab munculnya batu kalsium karena adanya penumpukan kalsium dalam ginjal. Bisa juga akibat kombinasi penumpukan kalsium dengan Fosfat atau Oksalat.

Ada beberapa hal yang menyebabkan penumpukan kalsium Oksalat dan Fosfat dalam urine. Mulai dari konsumsi makanan tinggi kalsium dan vitamin D berlebihan, makanan tinggi natrium, serta makanan tinggi protein. Berikut penjelasannya.

Asupan Tinggi Kalsium dan Vitamin D

Asupan tinggi kalsium dan Vitamin D memang bagus untuk tubuh, tapi tidak boleh Anda konsumsi dalam jumlah berlebihan. Termasuk ketika Anda mengonsumsinya dalam bentuk suplemen. Kalsium berlebih tidak dapat di serap oleh tubuh sehingga kelebihan nya akan di keluarkan melalui ginjal. Jika berlebihan, kalsium ini akan menumpuk dan menyebabkan terbentuknya batu ginjal. Selain itu, kelebihan Vitamin D akan menurunkan asupan kalsium yang menyebabkan peningkatan kalsium dalam darah dan membuat penyaringan kalsium meningkat pada ginjal.

Makanan Tinggi Natrium

Makanan yang tinggi natrium sebaiknya juga dalam jumlah sewajarnya. Contoh makanan ini biasanya memiliki rasa asin seperti keripik, makanan kaleng, makanan instan, hingga junk food. Ketika tubuh memiliki tingkat natrium yang terlalu tinggi bisa menyebabkan ekskresi kalsium. Hal itu menyebabkan risiko kemunculan batu ginjal.

Makanan Tinggi Protein

Bukan hanya itu, makanan tinggi protein ternyata juga tidak boleh Anda konsumsi secara berlebihan. Protein terlalu tinggi dalam tubuh bisa menyebabkan penurunan pH urine menjadi asam, serta hasil sisa pemecahan protein berupa urea tidak dapat di serap oleh tubuh sehingga harus dikeluarkan melalui ginjal. Jika berlebihan akan yang berakibat pada pengendapan batu ginjal.

Sebenarnya boleh-boleh saja jika ingin mengonsumsi makanan tinggi kalsium, vitamin D, natrium, atau protein. Syaratnya adalah tidak berlebihan dalam mengonsumsi alias sewajarnya saja.

Baca juga, makanan yang terbukti memperbaiki fungsi ginjal secara alami 

Ada juga jenis batu kalsium lainnya yang perlu Anda tahu, yaitu:

  • Batu kalsium oksalat terbentuk akibat pertemuan kalsium dan oksalat dalam urine. Pemicunya adalah makanan tinggi oksalat, seperti kacang-kacangan, biji-bijian, kentang-kentangan, kedelai, sayur hijau, vitamin C, teh hitam, cokelat, hingga suplemen kolagen.
  • Batu kalsium oksalat akibat obat-obatan. Banyak jenis obat yang ternyata zat sisanya tidak bisa di serap oleh tubuh, sehingga akan meningkatkan resiko terbentuknya batu ginjal.
  • Batu kalsium fosfat terbentuk akibat pengendapan kalsium dan fosfat dalam urine. Pemicunya adalah makanan tinggi fosfat, seperti keju, daging merah, fast food, minuman soda berwarna hitam, produk susu, dan makanan kaleng.

Baca juga , Makanan yang dapat meluruhkan batu ginjal 

Batu Asam Urat

Jenis batu ginjal yang patut Anda waspadai berikutnya adalah batu asam urat. Penyebabnya rata-rata karena mengonsumsi makanan tinggi purin dalam jumlah tinggi atau berlebihan. Sesuai namanya, batu asam urat juga disertai gejala asam urat.

Beberapa makanan yang mengandung asam urat tinggi di antaranya adalah alkohol, ikan asin, serta produk unggas. Kandungan tersebut juga ada ada makanan kaleng, jeroan, seafood, ekstrak daging, serta telur ikan.

Makanan-makanan tersebut bisa menimbulkan munculnya batu ginjal apabila Anda mengonsumsinya dalam jumlah berlebihan. Misalnya makan seafood, jeroan, atau makanan kaleng dalam waktu lama sampai berhari-hari.

Ingat, makanan pemicu batu ginjal yang telah di atas bukan berarti tidak boleh Anda konsumsi sama sekali. Beberapa makanan bahkan memiliki gizi baik untuk tubuh. Hanya saja, konsumsilah makanan tersebut sewajarnya saja sehingga nutrisinya bisa terserap optimal.

Batu Struvite

Selanjutnya adalah batu struvite karena adanya infeksi saluran kencing bagian atas. Penyebabnya bisa karena ginjal yang terinfeksi. Jika dibiarkan dapat menimbulkan batu ginjal dengan beberapa gejala infeksi saluran kencing berikut ini.

  • Nyeri ketika buang air kecil.
  • Terasa panas, gatal dan tidak lampias saat buang air kecil
  • Sering buang air kecil sedikit sedikit
  • Nyeri perut bawah
  • Demam

Ketika mengalami beberapa gejala tersebut, sebaiknya langsung berkonsultasi pada dokter. Sebab, jika Anda membiarkannya dalam waktu lama dapat memicu batu struvite pada ginjal.

Baca juga, 10 kebiasaan yang tidak disadari merusak ginjal 

 

Batu Cystin

jenis batu ginjal

Selain jenis-jenis batu ginjal di atas, ada juga batu cystin. Sayangnya, jenis batu ginjal terakhir ini berbeda dengan ketiga jenis lainnya, karena merupakan bawaan genetik. Tanda kondisi munculnya batu cystin yaitu terjadinya penumpukan asam amino dalam urine.

Asam amino pada orang normal, akan di pecah menjadi urea dan kreatinin sebelum akhirnya keluar dalam bentuk urine.

Tapi pada penderita batu cystin, asam amino akan mengendap dalam ginjal, sehingga membentuk batu. Hal ini akan berulang seumur hidup pada seseorang yang punya riwayat batu cystin. Salah satu cara mencegahnya adalah dengan membatasi asupan protein.

Batu ginjal merupakan penyakit yang bisa Anda obati dengan beberapa metode tertentu. Tergantung dari jenis batu, ukuran, serta keparahan penyakitnya. Semakin cepat Anda berobat, peluang untuk sembuh juga semakin besar. Lebih baik mencegah sejak dini daripada harus menunggu ketika kondisinya telah parah.

Setelah mengetahui jenis-jenis batu ginjal dan penyebabnya, sebaiknya Anda semakin berhati-hati dalam mengonsumsi makanan apapun. Meskipun banyak makanan atau suplemen menyehatkan, jangan sampai mengonsumsinya dalam jumlah berlebihan dalam waktu lama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.