Bulan: Februari 2022

9 Perubahan Kulit tanda Awal Gejala Sakit Ginjal

Ginjal merupakan salah satu organ terpenting bagi tubuh. Fungsi ginjal adalah sebagai organ ekskresi yang melakukan pembuangan zat sisa atau limbah dari proses metabolisme tubuh. Terganggunya fungsi tersebut dapat menimbulkan tanda kerusakan ginjal.

Lalu, apa ciri-ciri bila ginjal mulai bermasalah? Ciri yang paling mudah terlihat adalah pada bagian tubuh terluar, yaitu kulit. Terdapat beberapa ciri khas perubahan pada kulit tubuh orang yang mengalami kerusakan pada ginjal. Berikut ini adalah beberapa gejala yang dapat Anda waspadai.

9 Perubahan Kulit yang Menjadi Gejala Sakit Ginjal

 

Kulit merupakan bagian terluar dari tubuh manusia. Dengan mengamati perubahan pada kulit tubuh,

Anda dapat mewaspadai berbagai permasalahan kesehatan yang mungkin saja tengah Anda alami. Salah satunya adalah adanya kerusakan pada organ ginjal.

Berikut ini adalah beberapa gejala pada kulit yang dapat muncul akibat adanya kerusakan pada ginjal.

Kulit Terlihat Kasar dan Kering

Salah satu ciri kerusakan ginjal ialah kulit kering dan terasa kasar. Bahkan, Anda merasa kulit bersisik ketika menyentuhnya. Kulit penderita gangguan ginjal juga akan terlihat kencang dan mudah retak. Penyebabnya adalah rusaknya kelenjar keringat dan minyak serta proses metabolisme vitamin A yang ada pada tubuh.

Jika hal ini sampai terjadi, kulit akan memiliki resiko infeksi yang lebih besar. Selain itu, proses penyembuhan luka pun akan terjadi lebih lama. Anda perlu mewaspadai jika kulit Anda terasa kering yang tidak wajar.

5 Cara Menyusun Menu Makanan Diet Sakit Ginjal

Penyakit ginjal merupakan penyakit serius yang dapat mengganggu kinerja ginjal. Penyakit ini dapat menyebabkan kerusakan fungsi ginjal, sehingga tidak mampu mengekskresi cairan yang masuk. Tapi beberapa makanan diet untuk penyakit ginjal berikut tetap dapat Anda konsumsi secara aman.

Makanan Diet Sakit Ginjal

Ginjal berbentuk seperti kacang yang berada di area punggung bawah. Ketika terdapat gangguan pada ginjal, Anda dapat mengalami komplikasi penyakit. Mulai dari penumpukan limbah dan racun, gangguan elektrolit, hingga anemia. Tentu sangat penting menjaga kesehatan ginjal sejak dini.

Penderita penyakit ginjal tidak boleh mengonsumsi makanan sembarangan. Beberapa kandungan bahan makanan tidak boleh Anda konsumsi secara berlebihan untuk menurunkan resiko penyakit ginjal. Konsumsi apa biar ginjal sehat? Berikut rekomendasi makanan untuk penderita penyakit ginjal.

7 Gejala Batu Ginjal yang Sering Tidak Disadari

Ada banyak gejala yang menandakan adanya batu ginjal di dalam saluran dan sistem ginjal. Namun, banyak orang yang sering meremehkan dan bahkan tidak menyadari gejala batu ginjal tersebut. Padahal, resikonya bisa semakin parah jika mengabaikan berbagai gejala tersebut.

Di sinilah pentingnya mengenali gejala umum penyakit batu ginjal sedini mungkin. Sehingga kita bisa melakukan pencegahan dan pengobatan sebelum penyakit tersebut bertambah parah.

Gejala Batu Ginjal yang Sering Tidak Disadari

Banyak orang yang tidak menyadari adanya beberapa gejala batu ginjal yang ia alami. Padahal, mengenali beberapa gejala tersebut sangatlah mudah, di antaranya:

1. Nyeri pada Bagian Pinggang, Punggung dan Nyeri Perut

Gejala penyakit batu ginjal yang pertama adalah munculnya rasa nyeri pada tubuh, terutama pada bagian punggung, pinggang, dan perut. Area ini merupakan area sekitar ginjal. Sehingga pasti akan langsung terpengaruh jika ada batu ginjal pada organ ginjal.

Jika ada batu ginjal yang berada di serat-serat sistem ginjal, maka batu ginjal ini akan memicu rasa nyeri pada bagian pinggang, punggung, dan perut. Rasa nyeri ini tidak hanya terjadi pada saat buang air kecil saja. Namun, bisa muncul secara tiba-tiba sampai batu ginjal keluar melalui saluran kecil.

Jika batu ginjal yang terbentuk hanya satu, rasa nyerinya akan berjalan singkat. Namun, rasa nyeri akan menjadi semakin parah seiring dengan bertambahnya jumlah batu ginjal. Hal ini pasti akan sangat menyakitkan dan mengganggu para penderitanya.

Untuk itu, Anda perlu waspada ketika sering mengalami nyeri pada bagian pinggang, punggung, dan perut. Apalagi jika gangguan tersebut terjadi dalam waktu cukup lama.

15 Gejala Awal Sakit Ginjal yang Tidak Disadari

Ada banyak gejala awal sakit ginjal yang bisa menjadi tanda bahwa ada masalah pada ginjal. Namun, banyak orang pula yang menyepelekan berbagai gejala ini. Bahkan, beberapa orang tidak memahami bahwa gejala tersebut berhubungan dengan kesehatan ginjal.

Padahal, dengan mengenali gejala awal dari penyakit dan gangguan ginjal ini, penderitanya bisa melakukan tindakan pengobatan sedini mungkin.

Gejala Awal Sakit Ginjal

Berikut beberapa gejala awal penyakit ginjal yang perlu Anda waspadai agar efeknya tidak semakin parah dan sukar sembuh.

1. Kelelahan Sepanjang Hari

Ginjal memiliki fungsi untuk menghasilkan zat bernama eritropoetin. Hormon ini sangat penting sebagai rangsangan pembentukan sel darah merah. Ginjal yang rusak pastinya tidak bisa memproduksi hormon ini secara optimal.

Akibatnya, produksi sel darah merah akan berkurang. Asupan nutrisi dan oksigen juga ikut berkurang. Tubuh pun sering merasa lelah dan mengalami anemia.

2. Kedinginan

Gejala sakit ginjal berikutnya masih berhubungan dengan gejala sebelumnya. Tubuh sebenarnya memiliki fungsi termoregulator, di mana suhu tubuh bisa menyesuaikan diri agar tetap hangat.

Namun, dengan produksi sel darah merah yang berkurang karena rusaknya ginjal, maka fungsi termoregulator ini tidak akan bisa berjalan maksimal. Jadi, tubuh seringkali merasa dingin.

15 Jenis Makanan yang Harus dihindari Penderita Penyakit Ginjal

Penyakit ginjal dapat menghambat kinerja ginjal dalam mencerna makanan yang masuk. Makanan yang harus dihindari saat sakit ginjal berikut sebaiknya Anda batasi asupannya jika memiliki faktor resiko tinggi penyakit ginjal.

Makanan yang Harus Dihindari Saat Sakit Ginjal

Makananan penyebab sakit ginjal dapat mengganggu dan merusak ginjal. Kandungan zat yang harus Anda hindari seperti gula, fosfor, potassium, kalium, natrium, dan sodium. Berikut daftar bahan makanan yang harus Anda hindari ketika memiliki penyakit ginjal.

Soda Berwarna Gelap

Minuman bersoda berwarna coklat, hitam, dan berwarna gelap memiliki kandungan fosfor dan gula yang tinggi. Fosfor yang menumpuk dalam darah akan menyebabkan kerusakan tulang dan ginjal.

Buah Alpukat

Buah ini tinggi akan kandungan potasium atau kalium. Dalam satu buah alpukat, terkandung 690 mg kalium. Dengan kandungan yang cukup tinggi ini, para penderita ginjal sebaiknya mengurangi konsumsi alpukat

Buah Pisang

Buah pisang kaya akan serat dan nutrisi, namun memiliki kandungan kalium yang tinggi. Satu buah pisang mengandung 420 mg kalium. Sebagai pengganti buah pisang, Anda dapat mengonsumsi nanas yang memiliki kadar kalium lebih rendah. Sehingga penderita ginjal bisa memakannya dengan aman.

10 Makanan yang Dapat Merusak Ginjal

makanan merusak ginjal

Ginjal merupakan salah satu organ di dalam tubuh manusia yang memiliki fungsi ekskresi. Artinya, organ ini berperan penting dalam pembuangan dan penyaringan zat sisa-sisa di dalam tubuh. Namun masih banyak orang mengonsumsi makanan yang dapat merusak ginjal.

Padahal jika mengonsumsi makanan-makanan ini secara berlebihan dapat meningkatkan resiko berbagai penyakit ginjal. Mulai dari batu ginjal, gagal ginjal, sampai kerusakan ginjal yang cukup akut.

Daftar Makanan yang Dapat Merusak Ginjal

 

Banyak orang yang tidak mengetahui bahwa makanan mereka konsumsi ternyata berpotensi merusak ginjal. Karena itu, masyarakat harus mendapatkan informasi ini secara luas. Berikut adalah makanan yang jika mengonsumsinya secara berlebihan dapat merusak kesehatan ginjal.

Makanan Tinggi Natrium dan Garam

Makanan merusak ginjal yang pertama adalah makanan yang tinggi natrium dan garam. Makanan dengan kandungan natrium dan garam yang tinggi tidak baik untuk keseimbangan kinerja ginjal. Perlu Anda ingat, makanan asupan tinggi garam tidak selalu makanan dengan rasa asin.

Nyatanya, banyak makanan kemasan yang tinggi natrium. Mengonsumsi garam dan natrium berlebihan akan membuat kadar elektrolit tubuh menjadi tidak seimbang.

12 Makanan Terbukti Menurunkan Gula Darah Tinggi, Obat Herbal Diabetes.

Gula darah yang terlalu tinggi, jika di biarkan terus menerus akan menimbulkan banyak komplikasi pada tubuh. Dari masalah otak, mata, infeksi, bahkan mengundang banyak penyakit lain seperti hipertensi dan gangguan ginjal. Ketika pankreas tidak mampu lagi menghasilkan insulin dengan optimal, penderita gula darah tinggi tak jarang harus minum obat seumur hidup untuk menjaga kesehatannya. Namun banyak pula yang takut untuk minum obat medis.

Ada banyak jenis makanan yang ternyata terbukti dapat membantu sebagai makanan penurun gula darah tinggi pada tubuh. Berikut 12 makanan yang banyak tersedia di Indonesia dan dapat di manfaatkan untuk membantu menstabilkan gula darah

Obat herbal dari makanan untuk menurunkan gula darah tinggi

Kayu Manis (Cinnamomum verum)

obat herbal diabetes

Kayu Manis mengandung bahan aktif berupa polifenol procyanidin tipe A yang dapat memperbaiki resistensi insulin serta menurunkan risiko penyakit jantung. Penggunaan ekstrak kayu manis secara teratur selama 60 hari dapat menurunkan gula darah 2 jam post prandial, gula darah puasa dan memperbaiki fungsi insulin pada penderita diabetes. Kayu manis juga membantu menurunkan kadar kolesterol total tubuh sehingga dapat menstabilkan berat badan tubuh penderita diabetes.

Pemberian ekstrak kayu manis sebanyak 2 g setiap hari selama 84 hari menunjukkan penurunan signifikan terhadap HbA1c rata rata sekitar 0,36% . Selain itu tekanan darah sistolik maupun diastolik berkurang sekitar 4 mmHg . Namun, kayu manis tidak boleh di konsumsi dalam jumlah besar karena mengandung kumarin yang dapat menyebabkan hepatotoksisitas, atau berbahaya bagi fungsi hati. Batas konsumsi harian yang disarankan adalah 1-6 gram per hari. Bagi penderita penyakit hati/liver, harus berhati hati saat mengkonsumsi kayu manis.

Kayu Manis sendiri bisa di konsumsi dengan cara di rebus dengan air panas, dicampurkan pada minuman seperti wedang jahe atau kopi, maupun di minum dalam kapsul ekstrak kayu manis.

Ekstrak kayu manis dapat di beli disini.

4 Jenis Batu Ginjal dan Penyebabnya, Ini yang Bikin Batu Ginjal muncul Lagi !

Batu ginjal ternyata memiliki beberapa jenis dengan beragam penyebab yang berbeda-beda. Terbentuknya batu ginjal bisa dipicu oleh berbagai hal, termasuk makanan yang Anda konsumsi.

Itulah kenapa penting sekali menjaga asupan makanan supaya tidak menimbulkan efek buruk di masa mendatang. Apalagi saat ini semakin banyak makanan baru serba instan atau jajanan yang kurang baik untuk kesehatan.

Jenis Batu Ginjal dan Penyebab yang Bikin Batu Ginjal muncul lagi 

Batu ginjal muncul karena beberapa faktor, misalnya kekurangan cairan dalam tubuh atau berat badan berlebih. Bahkan, bisa dari makanan tertentu dengan konsumsi berlebihan.

Kira-kira apa saja jenis batu ginjal dan makanan yang bisa memicunya? Berikut ulasan selengkapnya:

Batu Kalsium

Jenis batu ginjal yang pertama adalah batu kalsium. Seperti namanya, penyebab munculnya batu kalsium karena adanya penumpukan kalsium dalam ginjal. Bisa juga akibat kombinasi penumpukan kalsium dengan Fosfat atau Oksalat.

Ada beberapa hal yang menyebabkan penumpukan kalsium Oksalat dan Fosfat dalam urine. Mulai dari konsumsi makanan tinggi kalsium dan vitamin D berlebihan, makanan tinggi natrium, serta makanan tinggi protein. Berikut penjelasannya.

10 Kebiasaan Merusak Ginjal, Penyebab Gagal Ginjal ! Sering sering tidak disadari

kebiasaan merusak ginjal

Ginjal merupakan salah satu organ di dalam tubuh manusia yang memiliki fungsi ekskresi. Artinya, organ ini berperan penting dalam pembuangan dan penyaringan zat sisa di dalam tubuh. Namun, masih banyak orang yang tanpa sadar melakukan kebiasaan merusak ginjal.

kebiasaan merusak ginjal

Padahal, tanpa ginjal yang berfungsi dengan baik dan normal, akan terjadi banyak gangguan pada Kesehatan tubuh.

10 Kebiasaan Merusak Ginjal

Banyak orang yang tidak menyadari bahwa kebiasaan yang dilakukannya merupakan kebiasaan merusak ginjal. Berikut adalah kebiasaan merusak ginjal yang harus perlu Anda hindari.

Terlalu Sering Minum Minuman Berenergi

Banyak orang yang mengandalkan konsumsi minuman berenergi agar semakin semangat dalam beraktivitas. Walaupun bisa membuat tubuh lebih berenergi, namun kebiasaan ini memiliki efek buruk pada tubuh. Khususnya terhadap organ ginjal. Kandungan taurin dan caffein dalam minuman berenergi dapat memperberat kinerja ginjal sehingga jika di konsumsi berlebihan terbukti dapat mengakibatkan terjadinya gagal ginjal. Walaupun begitu, minuman berenergi bukanlah sesuatu yang dilarang. Namun, akan lebih baik jika Anda membatasi konsumsinya. Cukup 1-2 kali saja selama satu minggu.

Asupan Tinggi Gula

Gula atau kandungan glukosa merupakan zat yang paling memberatkan kinerja ginjal. Gula yang berlebihan dalam tubuh tidak sanggup diserap kembali sehingga harus di keluarkan melalui ginjal. Jika berlebihan dan ginjal tidak mampu lagi menyaring gula tersebut, maka akan meningkatkan beban kerja ginjal dan menyebabkan diabetes nephropaty. Karena itu untuk menjaga kesehatan ginjal, Anda perlu membatasi kandungan gula atau glukosa yang terlalu tinggi pada tubuh.

Glukosa di sini bukan hanya pada makanan manis saja. Namun, glukosa dalam minum-minuman manis dan berkarbonasi.

Baca juga, makanan untuk memperbaiki kerusakan ginjal 

Asupan Tinggi Garam

Selain makanan yang tinggi gula, makanan dengan kadar garam tinggi juga tidak baik untuk tubuh. Konsumsi garam dan kandungan natrium yang berlebihan berpengaruh buruk bagi kesehatan ginjal.

Perlu Anda ingat juga, makanan asupan tinggi garam tidak selalu makanan dengan rasa asin. Nyatanya, banyak makanan kemasan yang mengandung tinggi natrium, terutama pada bagian pengawetnya. Jadi, Anda juga perlu membatasi konsumsinya.

Ginjal memiliki fungsi menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh. Mengonsumsi garam dan natrium berlebihan akan meningkatkan penyerapan cairan dalam sel sehingga membuat kadar elektrolit tubuh menjadi tidak seimbang.

Kebiasaan Duduk Terlalu Lama

Kebiasaan yang merusak ginjal berikutnya adalah duduk terlalu lama. Banyak orang memiliki pekerjaan yang mengharuskannya duduk dalam waktu terlalu lama. Bahkan, tidak sedikit orang yang menghabiskan waktu 7-10 jam untuk duduk dan bekerja. Kebiasaan ini tentu kurang baik bagi ginjal.

Posisi duduk, apalagi dalam waktu yang lama dapat menurunkan aktivitas metabolisme glukosa dalam tubuh. Posisi ini juga terlalu menekan ginjal, sehingga menyebabkan kinerjanya kurang sempurna.

Karena itu, kebiasaan duduk dalam waktu lama ini harus juga Anda barengi dengan kebiasaan berolahraga secara rutin. Setidaknya 2-3 kali dalam seminggu selama 30 menit.

Mengonsumsi Obat Penghilang Nyeri

Terlalu sering mengonsumsi obat penghilang nyeri juga termasuk kebiasaan merusak ginjal. Banyak orang yang terlalu mengandalkan obat ini ketika mengalami sakit atau nyeri pada bagian tubuh tertentu. Obat golongan NSAID termasuk obat nephrotoxic yang jika dikonsumsi berkepanjangan dapat merusak ginjal.

Ini disebabkan zat sisa ataupun zat kimia dalam obat tersebut tidak mampu diserap tubuh sehingga harus di keluarkan melalui ginjal, jika terus menerus tentu saja dapat memberatkan kinerja ginjal.

Kurang Minum Air Putih

Fungsi ginjal adalah untuk menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh. Karena itu, mengonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup akan membantu fungsi ginjal satu ini.

Sebaliknya, jika konsumsi air putih rendah dan tidak mencukupi kebutuhan harian, tentu akan membuat kinerja ginjal semakin berat. Setidaknya minum air putih sebanyak 2 liter air per hari.

Melakukan Diet Tinggi Protein

Banyak orang yang melakukan program diet tinggi protein tanpa tidak sadar jika hal itu juga dapat merusak ginjal dengan cepat. Konsumsi protein secara berlebihan bisa menyebabkan penyakit asidosis dan berbahaya untuk ginjal.

Kebutuhan konsumsi protein per hari sekitar 0.8 gram. Angka ini untuk per kg berat badan per harinya. Sehingga jika Anda memangkasnya secara berlebihan, tentu akan menghambat fungsi dan kesehatan ginjal.

Minum Minuman Beralkohol

Minuman minuman dengan kandungan alkohol sudah jelas tidak baik bagi tubuh, khususnya untuk ginjal. Kandungan alkohol tinggi menyebabkan tubuh mengalami dehidrasi, karena tubuh kesulitan menyerapnya. Selain itu, konsumsi alkohol berlebihan juga dapat merusak pH dalam tubuh.

Kebiasaan Menahan Kencing

Setelah menyaring darah menjadi urine, urine akan disimpan sementara pada kantung kemih. Urine mengandung zat sisa yang sudah tidak dibutuhkan tubuh dan malah cenderung berbahaya.

Menahan kencing berarti menahan zat-zat tersebut lebih lama dalam tubuh. Sehingga dapat memicu terjadinya infeksi pada kandung kemih dan ginjal.

Kurang Tidur dan Sering Begadang

Ginjal sebenarnya bekerja sesuai dengan sistem sirkadian dalam tubuh. Karena itu, pola tidur dan jam tidur sangat berpengaruh pada kesehatan ginjal. Kebiasaan kurang tidur dan sering begadang otomatis akan mengganggu kinerja ginjal.

Ada banyak kebiasaan merusak ginjal yang perlu Anda waspadai. Jika Anda masih sering melakukannya saat ini, coba kurangi secara perlahan dan hentikan melakukannya. Mungkin, efeknya sekarang masih belum terasa, tapi kebiasaan buruk di atas berpengaruh buruk dalam jangka panjang.

8 Makanan ini Terbukti bikin Ginjal Sehat ! Memperbaiki fungsi Ginjal secara Alami .

makanan sehat untuk ginjal

Ginjal adalah salah satu organ tubuh yang paling penting. Jadi, jika sampai mengalami sakit, tentu akan menghambat metabolisme tubuh. Penyebab sakit ginjal tentu beragam. Untuk menjaganya agar tetap sehat, ketahui 8 makanan agar ginjal sehat berikut ini.

8 Makanan Agar Ginjal Sehat

Pasien ginjal membutuhkan asupan makanan yang meringankan kerja ginjal. Selain itu, ginjal juga perlu dibersihkan agar racunnya terbuang. Simak beberapa makanan agar ginjal sehat berikut ini.

Bawang Merah (Allium cepa Linn)

makanan agar ginjal sehat

Bawang Merah atau Allium cepaa linn kaya akan flavonoid, organosulfur, phenolic dan Phytoestrogen yang bermanfaat untuk menyehatkan ginjal. Bawang Merah membantu memperbaiki fungsi ginjal dengan cara :

  • Mencegah kerusakan ginjal
  • Sebagai diuretik untuk meningkatkan aliran urin sehingga membantu mengeluarkan batu ginjal
  • Menghambat pertumbuhan virus dan bakteri dalam ginjal
  • Menurunkan serum kreatinin
  • Menurunkan kadar gula darah
  • Menurunkan kadar kolesterol

Bawang merah dapat dikonsumsi langsung dengan campuran masakan, atau dalam kapsul bawang merah untuk membantu menjaga kesehatan ginjal secara alami.

Rosella (Hibiscus sabdariffa)

obat ginjal alami

Rosella terkenal menjadi obat yang berkhasiat. Kandungan aktif berupa Phenolic Acids, Hydroxycitric acid, Hibiscus acid, Anthocyanins terbukti dapat membantu menyehatkan ginjal.

Bunga rosella dapat membantu proses kerja ginjal yang berat dalam mengurangi kreatinin, natrium, kalsium, fosfat dan asam urat di dalam tubuh. Rosella mampu mencegah infeksi bakteri dalam saluran kencing dan tubuh juga. Dengan kandungan zat aktifnya, rosella juga dapat melindungi kerusakan sel pada ginjal dan mencegah terbentuknya batu ginjal. Selain itu, rosella sering di gunakan untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi pada penderita hipertensi.

Untuk membantu menyehatkan ginjal, Anda bisa menikmati rosella dalam menyeduh 3-5 tangkai bunga dalam 1 cangkir air , diminum rutin setiap 2 kali sehari.

Rosella kering bisa di dapatkan disini.

Teh Hijau (Camellia sinensis)

teh hijau ginjal

Teh hijau adalah jawaban dari “minuman apa yang bisa membersihkan ginjal?”. Kandungan aktif Katekin dan Flavonoid membuat teh hijau berkhasiat untuk menjaga kesehatan ginjal.

Teh hijau dapat mencegah kerusakan ginjal, menurunkaan kadar gula darah serta mencegah pertumbuhan bakteri maupun virus dalam saluran kencing. Selain itu, teh hijau bermanfaat untuk membantu menurunkan berat badan dengan cara menghambat reseptor rasa lapar sehingga membuat kenyang lebih lama.

Untuk menjaga kesehatan ginjal, teh hijau dapat di seduh dalam air panas dan di minum sebelum makan setiap 1-2kali sehari. Jika memiliki penyakit asam lambung, maka sebaiknya makan sedikit cemilan terlebih dahulu untuk mencegah keluhan asam lambung.

Teh hijau bisa di dapatkan disini.

Jahe (Zingiber officinalz)

jahe ginjal

Jahe memiliki tingkat antioksidan yang tinggi dengan bahan aktif seperti Gingerol, Flavonoid, Zingerone serta Shogaols. Bahan tersebut terbukti dapat mencegah kerusakan ginjal lebih lanjut dengan cara menjaga aliran dan tekanan darah tubuh sehingga baik untuk penderita hipertensi. Jahe juga memiliki senyawa yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri dan virus dalam saluran kencing.

Jahe juga sering digunakan untuk pengobatan asam lambung maupun keluhan perut. Jahe dapat menyeimbangkan tingkat keasaman tubuh, menurunkan gula darah serta menurunkan kadar kolesterol pada tubuh.

Jahe dapat diseduh langsung dalam air hangat atau diminum dalam bentuk kapsul.

Ekstrak Jahe bisa di dapatkan disini

Daun Kelor (Moringa Oleifera)

daun kelor ginjal

Daun kelor merupakan salah satu sumber antioksidan yang baik. Zat aktif daun kelor antara lain Chlorogenic Acid, Methanolic & Ethanolic Acid, Isothiocyanate serta Flavonoid.

Daun kelor terbukti dapat menurunkan kadar gula darah bagi penderita diabetes mellitus. Khasiat daun kelor untuk kesehatan ginjal yaitu menurunkan kadar urea dan kreatini serta membantu meluruhkan bantu ginjal. Selain itu, kandungan anti oksidannya terbukti mencegah kerusakan ginjal lebih lanjut dengan menstabilkan tekanan darah tinggi dan mencegah infeksi bakteri dalam saluran kencing.

Daun kelor dapat langsung di konsumsi sebagai sayur atau diminum ekstrak kelor dalam kapsul.

Kapsul daun kelor bisa di dapatkan disini.

Daun Pegagan (Centella Asiatica)

obat ginjal alami

Selain baik untuk kesehatan kulit, daun pegagan juga mampu memperbaiki fungsi dari kerja ginjal. Daun pegagan mengandung zat aktif berupa asiaticoside, madecassoside, asiatic acid, serta madecassic acid yang terbukti memperbaiki fungsi ginjal.

Khasiat daun pegagan sebagai makanan ginjal sehat yaitu menurunkan tekanan darah tinggi serta meningkatkan sensitivitas insulin dalam gula darah sehingga menurunkan beban kerja ginjal pada penderita diabetes maupun hipertensi.

Selain itu, daun pegagan dapat menurunkan serum kreatinin dan urea untuk mencegah kerusakan ginjal serta mencegah kenaikan berat badan.

Kalian bisa mengkonsumsi daun pegagan kering sebagai kapsul atau langsung di seduh dalam bentuk teh.

Kapsul daun pegagan bisa di dapatkan disini .

Probiotik

obat ginjal alami

Bakteri probiotik, selain baik untuk usus juga berpotensi untuk menjaga kesehatan ginjal. Lactobacillus dan Bifidobacterium dalam probiotik bermanfaat untuk meningkatkan bakteri baik di dalam saluran pencernaan. Fungsi tersebut ternyata bisa membantu menstabilkan gula darah puasa dan HbA1c pada penderita diabetes mellitus dan menurunkan kolesterol.

Seseorang dengan bakteri probiotik yang baik dalam tubuhnya, akan terhindar dari resiko penyebab sakit ginjal hingga 70% karena probiotik sendiri dapat membantu menurunkan kadar BUN dan urea dalam urin serta mencegah infeksi saluran kencing.

Probiotik banyak terdapat dalam makanan seperti yoghurt, yakult, dan sediaan probiotik.

Anggur (Vitis inifera)

obat ginjal alami

Rekomendasi makanan agar ginjal sehat selanjutnya adalah anggur. Tak hanya kaya akan vitamin C, anggur ternyata berperan penting menjadi buah untuk kesehatan ginjal. Karena buah ini kaya akan antioksidan seperti Stillbenoid, Flavonoids, Resveratrol, dan Anthocyanins yang terbukti dapat menjaga kesehatan ginjal.

Anggur jika dikonsumsi secara utuh terutama biji anggur, dapat membantu menurunkan gula darah & HbA1c serta menurunkan tekanan darah bagi penderita ginjal. Selain itu, biji anggur dapat mencegah kegemukan dan menurunkan kadar lemak tubuh. Dengan fungsi tersebut, anggur dapat mencegah kerusakan ginjal lebih lanjut.

Kapsul ekstrak biji anggur bisa di dapatkan disini. 

Apa Pantangan Sakit Ginjal?

Setelah mengetahui makanan yang perlu Anda konsumsi untuk kesehatan ginjal, saatnya melihat apa yang tidak boleh dikonsumsi oleh penderita penyakit ginjal.

Baca juga makanan yang dapat membantu mengeluarkan batu ginjal secara alami.

Penderita penyakit ginjal tidak boleh terlalu sering makan makanan yang mengandung sodium dan fosfor. Karena ginjal kesulitan dalam menyaringnya dalam darah. Untuk lebih lengkapnya, simak daftar pantangan pasien ginjal sebagai berikut

Sodium

Asupan sodium yang terlalu banyak dapat menimbulkan berbagai masalah, seperti hipertensi, pergelangan kaki bengkak, dan sesak napas. Sehingga penderita penyakit ginjal harus membatasi jumlah konsumsinya. Jangan meminumnya lebih dari setengah sendok teh per hari.

Kalium

Penderita penyakit ginjal kesulitan dalam menyaring kalium yang terkandung dalam darah. Sehingga perlu pembatasan konsumsi kalium jika Anda mengalami gangguan pada ginjal. Contoh makanan tinggi kalium ini sendiri, antara lain: alpukat, melon dan kentang.

Fosfor

Kelebihan fosfor rentan terjadi pada penderita gagal ginjal. Kelebihan fosfor bisa berujung pada munculnya komplikasi penyakit jantung. Contoh makanan yang mengandung fosfor adalah keju, makanan cepat saji dan berbagai daging serta kacang.

Menjaga kesehatan ginjal adalah hal yang perlu Anda lakukan sejak dini. Pembatasan pola makan untuk pasien ginjal bisa berbeda-beda. Lebih baik konsultasi dengan dokter tentang makanan agar ginjal sehat dan apa saja pantangan pasien ginjal secara lebih mendalam.